Menu Home

Fasilitas Sistem Layanan Darurat Smart City

 

Smart city selalu berusaha untuk menerapkan inovasi terkini dalam hal apapun. Termasuk menyediakan fasilitas layanan darurat. Hal ini diupayakan agar seluruh keamanan smart city terjaga dan terkawal dengan rapi.

Robot Polisi di Wilayah yang Bermasalah

Smart city menerapkan teknologi artificial intelligence atau kecerdasan buatan untuk meningkatkan keamanan kota. Salah satunya adalah menghadirkan robot polisi di wilayah yang bermasalah. 

Beijing telah mengirim robot polisi yang bernama Maibao di mana robot tersebut dikembangkan oleh BAACI (Beijing Aerospace Automatic Control Institute). Robot tersebut sudah menjalankan tugasnya seperti berpatroli di lingkungan berbahaya di Peking dalam beberapa waktu tertentu. 

Maibao disisipi oleh kamera di bagian matanya untuk merekam setiap tindakan kriminal yang Ia lihat. Lebih lagi, dengan tinggi 1,7 meter setidaknya Maibao dapat melihat apapun yang terjadi dan merekamnya secara penuh.

Ketika ancaman telah diidentifikasi, Maibao memberitahu sistem darurat, mengotomatisasi fase panggilan, dan mengikuti tersangka dengan merekam hingga mengeluarkan suara polisi untuk mencegah kenakalan. 

Selain Maibao, China juga merilis robot polisi bernama Handan yang bertugas untuk menangani lalu lintas dan tugas kepolisian lainnya. 

Ambulans Otomatis

Tidak hanya memberikan fasilitas sistem darurat di bidang keamanan, smart city selalu berusaha mengoptimalkan pelayanan dengan meluncurkan ambulan otomatis.

Seperti apa kinerja ambulan otomatis tersebut?

Ambulan otomatis diluncurkan ketika adanya pelaksanaan acara-acara penting. Meskipun demikian, hal tersebut belum berjalan bagaimana semestinya. Ini karena sistem gagal membaca panggilan suara sehingga menyebabkan terjadinya kelalaian yang membuat ambulan berkeliling.

Penanggulan masalah tersebut diatasi dengan melakukan relokasi bahan medis sehingga memungkinkan perangkat medis dapat membantu secara maksimal.

Bentuk penyebaran ambulan otomatis didahului dengan sistem peringatan kebakaran dan ini hanya diberlakukan dalam keadaan darurat. Selain itu terdapat pembekalan lainnya berupa alat pemadam kebakaran umum. Semua alat tersebut dipastikan dapat menangani keadaan darurat secara cepat.

Selain bekerja berdasarkan sistem, ambulan otomatis dibiarkan berkeliling secara statistik untuk melihat insiden. Dubai, Shanghai, dan Philadelphia menggunakan data yang disimpan dalam catatan resmi demi membandu patroli polisi mereka.  Ini juga terbukti sudah mengurangi angka kejahatan hingga 50%.

Transformasi layanan digital darurat memiliki dampak jangka panjang dengan menggunakan Big Data untuk memperkirakan penyebab. Sehingga mampu malakukan penjegahan kejahatan dan mengganti represi dengan profilaksis.

Langkah Kecil dalam Menyelamatkan Hidup Manusia

Peralatan yang terdapat pada ambulan otomatis bukanlah disematkan tanpa tujuan. Melainkan untuk mengantisipasi bahaya yang sedang mengancam. Digitalisasi membuat keputusan besar melalui analisis data terlebih dahulu.

Sama halnya dengan navigator yang terdapat pada mobil pemadam kebakaran. Navigator tersebut bekerja untuk mendeteksi bahaya yang akan terjadi melalui data-data atau algoritma.

Lalu bagaimana dengan Indonesia sendiri?

Saat ini di beberapa kabupaten kota telah memiliki fasilitas dpengaduan berbasis aplikasi, dimana masyarakat dapat melakukan ‘pengaduan’ melalui aplikasi tersebut kepada pemda setempat yang akan dilakukan tindakan lebih lanjut dalam penanganannya. Seperti lampu jalan yang mati, jalan raya berlubang, papan penunjuk arah yang rusak, dan lain sebagainya. Jasnita memfasilitasi portal tersebut, dalam mempermudah proses pengaduan, dan sampai pada pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam melakukan penanganan.

Apakah kota Anda telah masuk dalam kategori Smart City?

Categories: Smart City

Tagged as:

JASCLOUD