Menu Home

Seberapa Efektif Pengetahuan tentang Kecerdasan Emosional bagi Contact Center?

Emotional Intelligence

Ada apa dengan kecerdasan emosional? Apa hubungannya dengan eksistensi contact center?

Tanpa disadari, pekerjaan contact center selalu melibatkan cara mengelola emosi dengan baik. Ya, ini sangat bergantung pada cara agen contact center menangani permasalahan pelanggan yang tidak pernah ada habisnya. 

Kesabaran menjadi salah satu peluang untuk dapat terus bertahan. Apakah hanya sebatas kesabaran? Bisakah kesabaran tanpa ilmu yang luas membuat pelanggan terpuaskan akan pelayanan yang ditawarkan oleh perusahaan?

Jawaban yang tidak lain dan tidak bukan adalah mempelajari kecerdasan emosional dan cara menerapkannya.

  1. Bagaimana Kecerdasan Emosional Membantu Kesuksesan Pelayanan Contact Center?

Jawaban satu-satunya adalah berdedikasi tinggi dan menjunjung tinggi pekerjaan dengan mengikuti training, penilaian, pengaturan, dan mengendalikan emosi. Sebanyak 86% pelanggan sudah membuktikan bahwa emosi positif dapat “mengikat” pelanggan untuk menggunakan jasa mereka kembali. 

Sebanyak 95% keputusan pembelian kembali juga bergantung pada pelayanan pengendalian emosi positif ini. 

  1. Kenapa Kecerdasan Emosional itu Penting?

Contact center harus memiliki kecerdasan emosional karena ini dianggap sebagai penerapan budaya komunikasi yang baik. Hal tersebut mampu mengembangkan skill komunikasi sehingga membantu contact center untuk terus produktif dan mampu berkolaborasi dengan lingkungan sekitar.

  1. Bisakah Kecerdasan Emosional itu Diajarkan?

Jawaban dari pertanyaan ini adalah tentu saja dapat diajarkan. Caranya dengan mengikuti pelatihan kecerdasan emosional dan pembekalan seperti memberikan contact center konteks seputar kecerdasan emosional. Selain itu, contact center harus membangun perspektif pelanggan, bukan berdasarkan keinginan diri sendiri.

  1. Tips Penting Mengikuti Pelatihan Kecerdasan Emosional

Sebelum para agen contact center mengikuti pelatihan tentang kecerdasan emosional ini, ada baiknya materi terkait diberikan terlebih dahulu. Tujuannya adalah agar agen contact center tersebut tidak merasa asing dengan apa yang akan dipelajari kedepannya. 

Terdapat enam hal dasar yang mesti diketahui oleh agen contact center, di antaranya adalah mengantisipasi permintaan pelanggan, menyampaikan penjelasan dan kebenaran, mendidik pelanggan, membangun kontak atau hubungan, memberikan dukungan emosional, dan menunjukkan empati.

  1. Bagaimana Menilai Kecerdasan Emosional?

Kunci utama dalam menilai kecerdasan emosional agen contact center adalah dengan memberikan interaksi dan perlakuan yang sama kepada setiap pelanggan. Penilaian lebih lanjut akan memiliki keterkaitan dengan peningkatan kecerdasan emosi melalui self-management (pengendalian diri). 

Self-management meliputi bagaimana agen contact center mampu mengenali mood pelanggan, memberikan apa yang diinginkan oleh pelanggan, dan mengubah persepsi pelanggan.

Jasnita telekomindo menyadari dengan sangat bahwa pekerjaan contact center melibatkan keterikatan secara emosional. Oleh karenanya, pelatihan tentang kecerdasan emosional ini selalu diselenggarakan dengan tujuan agar contact center mampu memberi pelayanan secara maksimal.

Jasnita Telekomindo membantu Anda dalam mempersiapkan Contact Center yang cerdas mampu merepresntasikan perusahaan dan memberikan pengalaman pelanggan yang terbaik.

 

Categories: contact center

Tagged as:

JASCLOUD