Menu Home

Apa Bedanya IVR dengan CATI (Computer Assisted Telephone Interviewing) dalam Survey?

Dalam memulai proyek penelitian, pertanyaan pertama yang akan muncul adalah gaya penelitian yang digunakan dalam pengumpulan data. Dua gaya berbasis telepon yang biasanya dianggap berdampingan adalah IVR (Interactive Voice Response, dan CATI (Computer Assited Telephone Interviewing). Kedua gaya penelitian ini menggunakan panggilan suara untuk mengumpulan data, tetapi caranya sangat berbeda.

Kesamaan Antara Gaya Survey IVR Dan CATI

Panggilan suara lebih disukai daripada mode penelitian berbasis telepon lainnya seperti pesan teks dalam keadaan tertentu, seperti ketika populasi target memiliki tingkat buta huruf yang tinggi, seperti yang sering terjadi di daerah pedesaan. Responden dapat diperoleh dari database yang telah dimiliki seperti Nasabah di Bank, atau pelilik provider tertentu. Daftar penerima atau pelanggan yang telah diidentifikasi sebelumnya, atau dengan panggilan digit acak, di mana nomor telepon dibuat secara acak untuk mengumpulkan responden dari area yang luas.

Survei IVR dan CATI sama-sama diawali dengan panggilan telepon ke nomor telepon responden yang harus mereka jawab untuk mengikuti survei, kemudian dilanjutkan dengan serangkaian pertanyaan yang harus dijawab oleh responden. Namun, kedua gaya tersebut mulai menyimpang setelah responden mengangkat telepon dan mulai menjawab pertanyaan.

Perbedaan Antara Gaya Penelitian IVR Dan CATI

Perbedaan terbesar antara Interactive Voice Response dan Computer-Assisted Telephone Interviewing adalah bahwa metode IVR mengandalkan rekaman suara yang direkam sebelumnya untuk mengajukan pertanyaan kepada responden, sementara CATI membutuhkan pewawancara terlatih untuk melakukan panggilan langsung kepada responden. Dalam IVR, responden harus memasukkan atau mengucapkan jawaban ke sistem otomatis, mirip dengan yang biasa digunakan saat menelepon hotline layanan pelanggan. Setelah setiap pertanyaan, segmen baru yang telah direkam sebelumnya diteruskan ke responden sampai survei selesai.

Dalam gaya penelitian CATI, pewawancara melakukan panggilan sendiri, dan merekalah yang mencatat jawaban responden dan membaca pertanyaan berikutnya dari sebuah naskah. Pewawancara CATI menggunakan perangkat lunak khusus untuk menghubungi nomor telepon, mencatat jawaban yang diberikan, dan membaca pertanyaan berikutnya berdasarkan logika lompatan yang disertakan. Karena mereka mengelola survei sendiri, pewawancara CATI harus dilatih, dan mereka sering beroperasi di luar pusat panggilan fisik yang harus dipertahankan, yang keduanya tidak diperlukan untuk panggilan IVR.

Karena cara survei dilakukan dalam gaya IVR dan CATI, terdapat juga perbedaan besar dalam jumlah responden yang dapat dijangkau masing-masing dalam periode waktu tertentu. Perangkat lunak IVR otomatis menjadikannya gaya yang baik untuk memanggil ukuran sampel yang sangat besar, sementara CATI membutuhkan pewawancara langsung, dan tidak dapat mencapai jumlah panggilan yang sama dalam periode waktu yang sama tanpa pewawancara dalam jumlah besar. Karena biaya yang dibutuhkan untuk melatih dan menjadi tuan rumah pewawancara CATI, sering diasumsikan bahwa CATI jauh lebih mahal daripada IVR. Hal ini dapat terjadi, namun penting untuk dicatat bahwa IVR seringkali memiliki tingkat respons yang sangat rendah, dan biaya airtime untuk melakukan panggilan yang cukup untuk mendapatkan jumlah survei yang diselesaikan dapat bertambah dengan cepat. Berikut adalah beberapa pro dan kontra dari IVR dan CATI:

Kelebihan Dari Interactive Voice Response (IVR)

  • Dapat mencapai ukuran sampel yang besar dengan cepat
  • Bisa lebih hemat biaya daripada mode panggilan suara lainnya
  • Dapat menjangkau populasi yang buta huruf
  • Tidak perlu melatih pewawancara

Kontra Dari Interactive Voice Response (IVR)

  • Tingkat respons yang rendah dapat menghasilkan jadwal yang lebih lama dan biaya yang lebih tinggi
  • Responden harus mengangkat ketika panggilan dilakukan
  • Batasan tentang jenis pertanyaan apa yang dapat ditanyakan karena sifatnya yang terekam
  • Survei yang panjang sulit dilakukan karena tingkat penurunan yang tinggi

Kelebihan Wawancara Telepon Dengan Bantuan Komputer

  • Dapat menjangkau populasi yang buta huruf
  • Survei yang lebih lama dapat dilakukan karena tingkat keterlibatan yang lebih tinggi dengan pewawancara
  • Dapat mengajukan pertanyaan terbuka untuk mengumpulkan data kualitatif bila diperlukan
  • Pewawancara dapat menawarkan untuk menelepon responden kembali pada waktu yang lebih nyaman
  • Dapat menggunakan banyak pewawancara (misalnya, pria dan wanita, atau dengan dialek berbeda) untuk menjangkau semua kelompok demografis

Kontra Wawancara Telepon Dengan Bantuan Komputer 

  • Membutuhkan perekrutan dan pelatihan pewawancara sendiri atau melalui agen penelitian
  • Biaya bisa jadi tinggi karena kebutuhan akan pewawancara dan ruang call center
  • Volume panggilan yang dibuat dalam jangka waktu tertentu tergantung pada jumlah pewawancara yang dipekerjakan

Lakukan Survei Panggilan Suara Dengan Jasnita

Jasnita melakukan survei panggilan suara melalui IVR, Robocall Jasnita akan melakukan panggilan untuk Anda secara automatic dialler. Hubungi sekarang, tim kami siap membantu Anda!

Categories: JasCloud

Tagged as:

JASCLOUD